>
>
>
Ketika merencanakan liburan, kita hampir pasti menghadapi dua dilema umum: ingin senang karena puas jalan-jalan atau jadi takut karena rekening seret pasca-liburan. Apalagi di tahun 2026 ini, beratnya tantangan ekonomi dan fluktuasi harga tiket menuntut kita untuk lebih cerdas dalam menyusun anggaran. Kalau tidak direncanakan dengan matang, biaya-biaya kecil yang tidak tercatat bisa membengkak, bahkan menjadi beban utang.
Nah, biar perjalananmu tetap berkesan tanpa mengganggu stabilitas keuangan, berikut adalah panduan komprehensif untuk menyusun strategi budgeting liburan 2026.
Langkah pertama dalam budgeting bukanlah menghitung angka, melainkan menentukan destinasi yang sesuai dengan kapasitas kantong. Pada tahun 2026, tren slow travel dan wisata domestik diprediksi masih menjadi primadona karena efisiensi biayanya.
Sebelum memutuskan, lakukan riset mengenai indeks biaya hidup di lokasi tujuan. Jika budgetmu terbatas, pilihlah destinasi yang memiliki nilai tukar mata uang yang stabil atau wilayah domestik yang aksesibilitas transportasi publiknya baik. Ingat, destinasi impian tidak harus menguras seluruh tabungan, apalagi sampai mesti menggunakan dana darurat.
1. Memahami Struktur Budget: "Baseline" vs "Tambahan"
Kunci dari akurasi anggaran liburan adalah memisahkan pengeluaran menjadi dua kategori besar: biaya wajib (baseline) dan biaya variabel (tambahan).
Ini adalah biaya yang pasti kamu keluarkan dan biasanya memiliki nominal yang besar.
Seringkali, liburan menjadi mahal karena kita meremehkan kategori ini.
Salah satu cara menghemat biaya adalah dengan memesan tiket jauh-jauh hari di periode libur yang tepat. Berikut adalah daftar long weekend utama di tahun 2026 berdasarkan SKB 3 Menteri yang bisa Anda manfaatkan:
16 – 18 Januari: Isra Mikraj + Akhir Pekan (3 Hari)
14 – 17 Februari: Tahun Baru Imlek + Cuti Bersama (4 Hari)
18 – 24 Maret: Mega Long Weekend: Nyepi + Idul Fitri (7 Hari)
3 – 5 April: Wafat Yesus Kristus + Paskah (3 Hari)
1 – 3 Mei: Hari Buruh + Akhir Pekan (3 Hari)
14 – 17 Mei: Kenaikan Yesus Kristus + Cuti Bersama (4 Hari)
30 Mei – 1 Juni: Hari Raya Waisak + Hari Lahir Pancasila (3 Hari)
15 – 17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI + Akhir Pekan (3 Hari)
24 – 27 Desember: Natal + Cuti Bersama + Akhir Pekan (4 Hari)
Manfaatkan periode di atas untuk mendapatkan waktu libur lebih lama dengan jumlah cuti yang minimal. Namun perlu diingat, periode ini adalah high season, sehingga pemesanan tiket dan hotel harus dilakukan minimal 3 hingga 6 bulan sebelumnya untuk menghindari lonjakan harga.
Tips Agar Bisa Menabung untuk Liburan dengan Konsisten
Setelah angka budget didapatkan, mulailah menabung dengan metode "sinking fund". Pisahkan dana liburan ke dalam rekening khusus agar tidak tercampur dengan biaya operasional harian. Gunakan aplikasi pencatat keuangan selama perjalanan untuk memantau apakah pengeluaranmu masih sesuai dengan jalur yang direncanakan.
You will receive information about the latest news and also various attractive promo offers from NOBU Bank directly via your e-mail.
DONE