>
>
Mempersiapkan investasi anak sejak dini bisa membantu orang tua menyiapkan biaya pendidikan dan kebutuhan si kecil di masa depan. Sebab, waktu yang panjang memberikanmu kesempatan untuk mengumpulkan dana secara bertahap, sehingga persiapannya tidak terlalu bergantung pada penghasilan saat kebutuhan tersebut datang.
Dengan perencanaan yang tepat, kamu bisa menentukan berapa dana yang perlu disisihkan dan instrumen apa yang sesuai dengan kondisi keuangan keluarga. Lalu, apa saja pilihan investasi untuk anak dan bagaimana cara mempersiapkannya? Yuk, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini!
Memahami Konsep Investasi untuk Anak
Investasi anak adalah upaya mengembangkan aset untuk mendukung kebutuhan dan masa depan anak, seperti biaya pendidikan, kursus, atau modal awal ketika mereka mulai mandiri. Dalam konteks ini, orang tua biasanya mengelola investasi dengan mempertimbangkan tujuan keuangan keluarga dan jangka waktu penggunaannya.
Persiapan ini bisa dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari emas, reksa dana, obligasi, hingga saham. Setiap instrumen tersebut memiliki karakteristik, potensi imbal hasil, dan risiko yang berbeda.
Penting pula untuk membedakan tabungan dengan investasi. Umumnya, tabungan digunakan untuk menyimpan uang dan memenuhi kebutuhan yang lebih mudah diperkirakan, sedangkan investasi bertujuan mengembangkan nilai aset dengan risiko yang bergantung pada instrumennya. Keduanya bisa digunakan bersama sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Pentingnya Investasi untuk Anak Sejak Dini
Secara garis besar, ada beberapa alasan mengapa literasi keuangan anak sebaiknya dimulai lebih awal, di antaranya sebagai berikut:
Biaya pendidikan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Maka dari itu, uang pangkal, biaya semester, buku, transportasi, dan kebutuhan sekolah lainnya perlu diperhitungkan saat menyusun target dana.
Sebagai gambaran, jika biaya kuliah saat ini Rp100 juta, kebutuhan tersebut bisa menjadi jauh lebih besar ketika anak mulai kuliah beberapa tahun mendatang. Besarnya kenaikan akan bergantung pada tingkat inflasi pendidikan dan biaya institusi yang dipilih.
Dengan memperkirakan kebutuhannya sejak awal, kamu punya waktu untuk menyesuaikan target dan strategi investasi.
Memulai investasi lebih awal memberikanmu waktu untuk mengumpulkan dana sedikit demi sedikit. Kamu tidak harus menyiapkan seluruh kebutuhan dalam satu waktu.
Misalnya, sisihkanlah sejumlah uang setiap bulan untuk investasi dana pendidikan si kecil. Seiring perubahan pendapatan, nominal tersebut bisa disesuaikan selama kebutuhan utama keluarga tetap terpenuhi.
Baca Juga: Tips Mengatur & Mengelola Keuangan untuk Masa Depan
Dana yang disiapkan secara bertahap juga dapat membantu mengurangi kebutuhan mengambil pinjaman ketika biaya pendidikan harus dibayar. Meski begitu, perlu diingat bahwa hasil investasi tidak bisa diprediksi secara pasti. Oleh sebab itu, penting untuk menetapkan target yang realistis dan menyiapkan alternatif jika dana yang terkumpul belum mencukupi.
Pilihan Investasi untuk Pendidikan Anak
Sebaiknya, pilihan instrumen investasi anak juga disesuaikan dengan jangka waktu, tujuan dana, dan kemampuan kamu dalam menghadapi risiko. Untuk itu, berikut adalah beberapa instrumen yang bisa dipertimbangkan:
Emas sering dipilih untuk menyimpan nilai aset dalam jangka menengah hingga panjang. Kamu bisa membeli emas fisik atau menggunakan layanan tabungan emas yang tersedia di lembaga penyedia resmi.
Salah satu pertimbangannya adalah emas dapat dijual kembali saat membutuhkan dana. Namun, harga emas tetap bisa naik dan turun. Selisih harga beli dan harga jual juga dapat memengaruhi hasil investasi, sehingga emas kurang ideal jika dana harus dicairkan dalam waktu sangat dekat.
Reksa dana merupakan instrumen yang menghimpun dana dari sejumlah investor untuk dikelola oleh manajer investasi ke dalam portofolio tertentu. Pilihannya cukup beragam, seperti reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.
Setiap jenis reksa dana pada dasarnya memiliki tingkat risiko yang berbeda. Contohnya, reksa dana pasar uang umumnya memiliki fluktuasi lebih rendah dibandingkan dengan reksa dana saham, sedangkan reksa dana saham memiliki potensi pertumbuhan dan risiko yang lebih tinggi.
Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan. Investor dapat menerima kupon sesuai ketentuan dan memperoleh pengembalian pokok berdasarkan persyaratan penerbitannya.
Obligasi pemerintah sering dipertimbangkan untuk tujuan keuangan tertentu karena memiliki mekanisme pembayaran yang jelas. Namun, kamu tetap perlu memahami jangka waktu, likuiditas, dan risiko yang melekat pada produk tersebut.
Baca Juga: 3 Tips Menabung untuk Generasi Sandwich
Saham merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Keuntungan bisa berasal dari kenaikan harga saham dan pembagian dividen jika perusahaan membagikannya.
Instrumen ini memiliki potensi pertumbuhan dalam jangka panjang, tetapi harganya juga dapat berfluktuasi cukup tajam. Jika dana pendidikan akan segera digunakan, menempatkan seluruh dana pada saham bisa terlalu berisiko.
Cara Memulai Investasi untuk Masa Depan Anak
Supaya persiapannya lebih terarah, kamu bisa mengikuti beberapa langkah memulai investasi untuk masa depan anak berikut ini:
Langkah pertama, tentukan kebutuhan yang ingin dipersiapkan, misalnya biaya masuk sekolah, kuliah, atau pendidikan tambahan. Setelah itu, perkirakan biaya yang diperlukan dan kapan dana tersebut akan digunakan.
Rincian target akan membantu kamu menentukan strategi yang sesuai.
Usia anak dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih instrumen. Jika anak masih kecil dan kebutuhan dana masih belasan tahun lagi, kamu memiliki waktu lebih panjang untuk menghadapi fluktuasi pasar.
Sebaliknya, jika dana akan digunakan dalam satu atau dua tahun, prioritaskan instrumen yang sesuai dengan kebutuhan likuiditas dan toleransi risiko. Hindari mengambil risiko besar hanya demi mengejar target keuntungan.
Setiap keluarga memiliki kondisi keuangan dan toleransi risiko yang berbeda. Sebelum memilih instrumen, pertimbangkan kestabilan pendapatan, dana darurat, kewajiban bulanan, dan kemampuan menerima penurunan nilai investasi.
Kamu juga tidak harus memilih satu instrumen saja. Diversifikasi dapat membantu membagi risiko, meskipun tidak menjamin investasi bebas dari kerugian.
Tentukan jumlah yang realistis untuk diinvestasikan setiap bulan. Pastikan kebutuhan pokok, kewajiban, dan dana darurat tetap menjadi prioritas.
Kamu bisa mengatur jadwal penyisihan dana setelah menerima penghasilan agar persiapan berjalan lebih teratur. Jika kondisi keuangan berubah, evaluasi kembali nominalnya.
Periksa perkembangan portofolio secara berkala dan bandingkan dengan target yang telah dibuat. Evaluasi juga perlu dilakukan ketika ada perubahan rencana pendidikan, kondisi keuangan keluarga, atau waktu penggunaan dana yang semakin dekat.
Jangan mengambil keputusan hanya karena harga sedang naik atau turun. Pertimbangkan kembali tujuan awal dan risiko yang sanggup kamu tanggung.
Mulai Siapkan Masa Depan Anak dari Sekarang
Pada dasarnya, menyiapkan dana untuk masa depan anak membutuhkan perencanaan yang matang dan kebiasaan menyisihkan uang secara rutin. Maka dari itu, kamu bisa memulainya dengan menentukan target dana, memilih instrumen yang sesuai, dan menyesuaikan jumlah yang disisihkan dengan kondisi keuangan keluarga.
Kebiasaan menyisihkan uang ini juga bisa mulai dikenalkan kepada anak sejak dini. Sambil menyiapkan investasi untuk kebutuhan masa depan mereka, kamu bisa mengajak si kecil belajar menabung dari uang saku yang diterima setiap minggu.
Untuk membantu membangun kebiasaan tersebut, kamu dapat menggunakan rekening tabungan khusus anak seperti Nobu Junior dari Nobu Bank. Jangan khawatir, Nobu Junior juga menawarkan suku bunga menarik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga saldo tabungan berpotensi bertambah seiring waktu.
Lengkapi persiapan masa depan si kecil dengan membangun kebiasaan menabung sejak dini bersama Nobu Junior!
Baca Juga: Mengenal Passive Income & Cara Mengelola Agar Cuan
Anda akan menerima informasi mengenai berita terbaru dan juga berbagai penawaran promo menarik Bank NOBU langsung melalui e-mail Anda.
SELESAI