>
>
Menyimpan dana dalam mata uang asing bisa menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan kebutuhan keuangan di masa depan, terutama jika kamu memiliki rencana yang berkaitan dengan luar negeri. Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah deposito dolar.
Produk ini memungkinkan kamu untuk menyimpan dana dalam Dolar Amerika Serikat (USD) dengan jangka waktu tertentu dan memperoleh bunga sesuai ketentuan yang berlaku. Selain berpotensi memberikan pendapatan bunga, deposito dolar juga bisa membantu kamu menyiapkan dana untuk kebutuhan dalam mata uang asing.
Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum memilih produk ini, mulai dari cara kerja, bunga deposito dolar, hingga risiko perubahan nilai tukar. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Deposito Dolar?
Deposito dolar adalah simpanan berjangka dalam mata uang dolar Amerika Serikat yang ditempatkan di bank untuk periode tertentu. Produk ini termasuk dalam kategori deposito valas atau valuta asing.
Secara umum, cara kerja deposito dolar mirip dengan deposito rupiah. Kamu menyetorkan dana sesuai ketentuan minimum, memilih jangka waktu atau tenor, lalu menerima bunga berdasarkan tingkat bunga yang berlaku. Dana pokok dan bunga akan dibayarkan sesuai ketentuan produk pada saat jatuh tempo.
Adapun perbedaannya sendiri terletak pada mata uang yang digunakan. Jika deposito rupiah menggunakan mata uang Indonesia, deposito dolar menggunakan USD. Dengan begitu, produk ini bisa dipertimbangkan oleh kamu yang memiliki kebutuhan dana dalam dolar, seperti biaya pendidikan di luar negeri, perjalanan internasional, atau keperluan bisnis.
Keuntungan Deposito Dolar
Mulai dari mendapatkan bunga dari simpanan hingga diversifikasi aset, berikut adalah sejumlah keuntungan memiliki deposito dolar yang sayang dilewatkan:
Salah satu keuntungan deposito dolar adalah potensi pendapatan bunga selama dana ditempatkan di bank. Besarnya bunga mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk mata uang, nominal penempatan, dan tenor yang dipilih.
Bunga ini dapat menjadi tambahan atas dana yang kamu simpan. Namun, sebelum membuka deposito, sebaiknya bandingkan tingkat bunga yang ditawarkan dan pahami cara pembayaran bunganya agar sesuai dengan tujuan keuanganmu.
Jika kamu memiliki rencana pengeluaran dalam USD, menyimpan dana dalam mata uang yang sama dapat membantu mempersiapkan kebutuhan tersebut.
Sebagai contoh, kamu berencana membayar biaya pendidikan anak di luar negeri dalam beberapa tahun mendatang. Dengan menyiapkan sebagian dana dalam dolar, kamu memiliki simpanan yang bisa digunakan untuk kebutuhan tersebut tanpa harus mengonversi seluruh dana dari rupiah saat pembayaran tiba.
Baca Juga: Tabungan Valas Online: Cara Simpan Dollar dan Yen dengan Mudah Lewat Aplikasi
Diversifikasi adalah upaya membagi dana ke beberapa jenis aset atau mata uang untuk mengurangi ketergantungan pada satu pilihan saja.
Melalui deposito dolar, kamu bisa memiliki sebagian simpanan dalam mata uang asing. Langkah ini dapat membantu menyesuaikan komposisi aset dengan kebutuhan keuanganmu, terutama jika kamu memiliki pengeluaran dalam USD.
Deposito dolar memiliki jangka waktu penempatan yang sudah ditentukan sejak awal. Dengan memilih tenor yang sesuai, kamu bisa merencanakan kapan dana akan tersedia kembali.
Misalnya, kamu memperkirakan akan menggunakan dana dalam enam bulan ke depan. Kamu dapat mempertimbangkan tenor yang mendekati waktu kebutuhan tersebut agar pencairan lebih terencana.
Pastikan dana yang ditempatkan memang tidak dibutuhkan untuk pengeluaran harian atau keadaan darurat selama periode deposito berlangsung.
Cara Kerja Deposito Dolar
Pada dasarnya, cara kerja deposito dolar terdiri dari beberapa tahap. Berikut adalah gambaran umumnya:
Sebelum menyetujui penempatan, baca ketentuan produk secara menyeluruh. Perhatikan juga aturan pencairan sebelum jatuh tempo karena bank dapat mengenakan penalti atau tidak membayarkan bunga apabila dana dicairkan lebih awal.
Baca Juga: Tips Mengatur & Mengelola Keuangan untuk Masa Depan
Risiko Deposito Dolar yang Perlu Diperhatikan
Sebelum membuka deposito dolar, pahami beberapa risiko berikut ini agar keputusan penempatan dana lebih sesuai dengan kebutuhanmu:
Kurs dolar terhadap rupiah bisa naik atau turun. Jika dolar melemah terhadap rupiah saat deposito dicairkan, nilai dana ketika dikonversi kembali ke rupiah dapat lebih rendah daripada saat penempatan.
Sebaliknya, penguatan dolar berpotensi meningkatkan nilai konversi. Namun, pergerakan kurs tidak bisa dipastikan dan sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar dalam memilih deposito.
Suku bunga deposito valas dapat berbeda dari deposito rupiah. Dalam sejumlah kondisi, bunga deposito dolar lebih rendah dibandingkan deposito rupiah.
Oleh sebab itu, jangan hanya melihat nominal bunga. Pertimbangkan pula mata uang yang dibutuhkan, jangka waktu penempatan, dan kemungkinan perubahan kurs.
Deposito memiliki tenor yang telah disepakati. Jika dana dicairkan sebelum jatuh tempo, bank dapat menerapkan penalti atau ketentuan lain yang memengaruhi hasil simpanan.
Pilih tenor berdasarkan rencana penggunaan dana dan hindari menempatkan seluruh dana darurat ke dalam deposito berjangka.
Sebelum menempatkan dana, pastikan bank merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan pahami ketentuan penjaminan yang berlaku. Penjaminan tidak berarti setiap simpanan pasti dibayarkan tanpa syarat. Ada persyaratan yang perlu dipenuhi, termasuk ketentuan tingkat bunga penjaminan dan pencatatan simpanan.
Kamu bisa memeriksa informasi terbaru melalui situs resmi LPS sebelum menentukan pilihan.
Tips Memilih Deposito Dolar yang Tepat
Supaya deposito dolar sesuai dengan kebutuhan keuanganmu, perhatikan beberapa hal berikut sebelum membuka rekening.
Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, kamu bisa menilai apakah deposito dolar memang sesuai dengan kebutuhan, jangka waktu, dan toleransi risikomu.
Jika kamu ingin menempatkan dana dalam mata uang asing, NOBU Deposito Dolar dari Nobu Bank bisa menjadi salah satu pilihan.
NOBU Deposito Dolar menyediakan simpanan berjangka dalam mata uang USD, dolar Singapura (SGD), dan yuan Tiongkok (CNY). Produk ini memiliki pilihan tenor satu, tiga, dan enam bulan, sehingga kamu dapat menyesuaikan jangka waktu penempatan dengan rencana keuangan.
Tak perlu khawatir dengan keamanannya, sebab, Nobu Bank telah berizin dan diawasi oleh OJK serta merupakan peserta penjaminan LPS.
Jangan tunda persiapan dana untuk kebutuhan mendatang di luar negeri. Kenali NOBU Deposito Dolar, pilihan simpanan berjangka dalam mata uang asing dari Nobu Bank.
Baca Juga: Healing dengan Budget Bijak: Tips Traveling untuk Gen-Z
Anda akan menerima informasi mengenai berita terbaru dan juga berbagai penawaran promo menarik Bank NOBU langsung melalui e-mail Anda.
SELESAI