>
>
Menyiapkan masa depan anak bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menyisihkan sebagian uang saku setiap minggu untuk menabung. Pada dasarnya, tabungan anak dapat membantu orang tua menyisihkan dana untuk kebutuhan si kecil sekaligus mengenalkan cara mengelola uang sejak dini.
Dalam hal ini, salah satu cara yang bisa dicoba orang tua adalah membuka rekening untuk anak. Melalui rekening ini, anak bisa belajar menyimpan uang untuk tujuan tertentu, mulai dari membeli barang yang diinginkan hingga mempersiapkan kebutuhan sekolah.
Lantas, apa yang dimaksud dengan tabungan anak dan apa saja manfaatnya? Mari simak pembahasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Apa Itu Tabungan Anak?
Tabungan anak adalah produk simpanan yang ditujukan bagi anak-anak untuk membantu mereka mulai mengenal kegiatan menabung dan layanan perbankan sejak dini. Pembukaan rekening ini biasanya melibatkan orang tua atau wali yang mendampingi anak selama prosesnya.
Setiap bank memiliki ketentuan tersendiri mengenai usia anak, dokumen yang diperlukan, setoran awal, dan biaya rekening. Jenisnya pun beragam, mulai dari produk yang ditujukan bagi anak usia sekolah hingga rekening bisa dibuka sejak anak masih bayi dengan orang tua sebagai pendamping.
Dengan memiliki rekening sendiri, anak bisa mulai memahami cara kerja tabungan. Orang tua pun dapat mengajak anak melihat saldo, mencatat uang yang masuk, dan menentukan target tabungan sesuai usianya.
Manfaat Tabungan Anak
Membiasakan si kecil menabung di tabungan anak sejak dini bisa membantu membentuk cara pandangnya terhadap uang. Dalam hal ini, terdapat beberapa manfaat yang bisa dirasakan:
Anak perlu memahami bahwa uang memiliki batas dan penggunaannya perlu dipertimbangkan. Misalnya, ketika mendapat uang saku Rp20.000, anak bisa belajar menyisihkan sebagian untuk ditabung dan menggunakan sisanya sesuai kebutuhan.
Dari kebiasaan sederhana ini, si kecil mulai mengenal perbedaan antara uang yang bisa dibelanjakan sekarang dan uang yang ingin disimpan untuk keperluan lain.
Baca Juga: 3 Tips Menabung untuk Generasi Sandwich
Menabung akan terasa lebih mudah ketika dilakukan secara rutin. Orang tua bisa mengajak anak menyisihkan sebagian uang saku setiap minggu, meskipun jumlahnya kecil.
Supaya anak lebih bersemangat, buat target yang dekat dengan kesehariannya. Contohnya, menabung untuk membeli buku cerita atau perlengkapan menggambar. Ketika targetnya tercapai, anak bisa melihat hasil dari kebiasaan yang sudah dijalankan.
Anak mungkin pernah ingin membeli mainan, sementara uang yang dimiliki juga ingin digunakan untuk membeli barang lain. Hal ini bisa menjadi kesempatan untuk mengajarkan cara menentukan prioritas.
Ajak si kecil mempertimbangkan barang yang paling dibutuhkan atau paling diinginkan, lalu hitung berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan uangnya. Dengan begitu, anak belajar membuat keputusan dan memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi.
Rekening tabungan anak dapat digunakan untuk menyimpan dana bagi berbagai kebutuhan, seperti perlengkapan sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, atau kebutuhan lain sesuai rencana keluarga.
Orang tua bisa menentukan tujuan tabungan dan menyisihkan dana secara berkala. Meski begitu, kebutuhan jangka panjang seperti biaya pendidikan tetap perlu direncanakan secara terpisah dengan mempertimbangkan perkiraan biaya dan kondisi keuangan keluarga.
Cara Memilih Tabungan Anak yang Sesuai
Sebelum membuka rekening, ada beberapa hal yang sebaiknya juga diperhatikan agar produk yang dipilih sesuai dengan kebutuhan keluarga. Beberapa hal tersebut, di antaranya:
Setiap produk memiliki ketentuan usia yang berbeda. Periksa apakah rekening bisa dibuka untuk bayi, anak usia sekolah, atau anak di bawah 17 tahun.
Cari tahu juga dokumen yang dibutuhkan. Umumnya, bank meminta akta kelahiran anak, kartu keluarga, serta identitas orang tua atau wali.
Setiap rekening bisa memiliki setoran awal dan saldo minimum yang berbeda. Pilih tabungan dengan ketentuan yang sesuai dengan anggaran keluarga agar kegiatan menabung bisa berjalan rutin.
Jangan lupa memeriksa biaya administrasi bulanan, biaya kartu debit, dan biaya penutupan rekening. Biaya tersebut dapat memengaruhi jumlah saldo yang tersimpan.
Baca Juga: Tips Mengatur & Mengelola Keuangan untuk Masa Depan
Fasilitas rekening juga perlu dipertimbangkan. Buku tabungan dapat membantu mencatat transaksi, sedangkan akses digital memudahkan orang tua memeriksa saldo dan mutasi rekening.
Jika rekening dilengkapi kartu debit, pahami cara penggunaannya dan diskusikan dengan anak kapan kartu tersebut boleh digunakan.
Pastikan kamu memahami ketentuan keamanan dan penjaminan simpanan yang berlaku. Simpanan di bank dapat dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sepanjang memenuhi persyaratan penjaminan, termasuk ketentuan mengenai tingkat bunga dan batas nilai simpanan yang dijamin.
Informasi ini penting untuk diperhatikan agar orang tua memahami perlindungan yang tersedia sebelum memilih produk tabungan.
Mulai Biasakan Anak Menabung Sejak Dini dengan Nobu Junior
Jika kamu sedang mencari rekening untuk mulai mengenalkan anak pada kegiatan perbankan, Nobu Junior bisa menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan.
Nobu Junior menyediakan beberapa fasilitas yang dapat memudahkan si kecil untuk belajar menabung, seperti Nobu Passbook sebagai buku untuk mencatat transaksi rekening, kartu debit, hingga akses digital melalui nobu Go dan Internet Banking untuk cek saldo hingga mutasi rekening.
Yuk, mulai langkah kecil untuk mimpi besar si kecil bersama Nobu Junior!
Baca Juga: Kedewasaan Finansial: Kunci Sukses Finansial di Usia Muda
Anda akan menerima informasi mengenai berita terbaru dan juga berbagai penawaran promo menarik Bank NOBU langsung melalui e-mail Anda.
SELESAI