>
>
>
Nobu Bank Mendukung Pendidikan Anak-Anak Papua melalui Yayasan Pendidikan Harapan Papua. Bersama Membuka Akses, Menumbuhkan Harapan
Bagi sebagian anak Indonesia, pergi ke sekolah adalah bagian dari keseharian. Namun, bagi anak-anak di pedalaman Papua, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak masih menjadisebuah tantangan besar.
Di wilayah interior Papua, terdapat ribuan desa terpencil di kawasan pegunungan yang sulitdijangkau. Sebagian desa bahkan tidak memiliki akses transportasi darat dan hanya dapat dicapaimenggunakan pesawat berukuran kecil. Kondisi geografis tersebut turut menyebabkan terbatasnyaakses masyarakat terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.
Di tengah tantangan tersebut, Yayasan Pendidikan Harapan Papua (YPHP) hadir untuk membawaperubahan melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur dasar bagimasyarakat di wilayah pedalaman Papua. YPHP didirikan pada tahun 2005 sebagai organisasi nirlabadengan misi menghadirkan pendidikan transformatif dan membangun generasi muda Papua yang memiliki pengetahuan, karakter, serta kesempatan untuk berkembang.
Membuka Akses yang Sebelumnya Tidak Ada
Salah satu fokus utama YPHP adalah menghadirkan Sekolah Lentera Harapan (SLH) di wilayah-wilayah yang sebelumnya belum memiliki akses pendidikan formal. Saat ini, YPHP telah memiliki10 sekolah dan 8 klinik di pedalaman Papua. Pada tahun ajaran 2025–2026, sebanyak 1.671 siswamendapatkan pendidikan di wilayah Papua, didukung oleh 92 guru penuh waktu. Selain itu, 276 siswa dari pedalaman Papua melanjutkan pendidikan tingkat SMA di SLH Moria, Karawaci, dengan dukungan biaya pendidikan, tempat tinggal, makanan, perjalanan, dan layanan kesehatan.
Bagi YPHP, sekolah bukan hanya tempat belajar membaca, menulis, dan berhitung. Pendidikan menjadi pintu untuk membuka perspektif baru dan memberikan kesempatan kepada anak-anak Papua untuk membayangkan masa depan yang lebih luas.
Dari sebuah ruang kelas, lahir harapan. Dari pendidikan, lahir kesempatan. Dan darikesempatan, lahir generasi yang kelak dapat membangun daerahnya sendiri.
Pendidikan yang Berjalan Bersama Kesehatan
Upaya YPHP juga tidak berhenti pada pendidikan. Di berbagai wilayah pedalaman, klinik yang dibangun YPHP melalui Siloam Clinic menjadi salah satu, bahkan dalam beberapa lokasi menjadiakses layanan kesehatan pertama dan satu-satunya yang tersedia bagi masyarakat.
Layanan yang diberikan mencakup edukasi kebersihan dan nutrisi, pencegahan penyakit, imunisasi, pemeriksaan tuberkulosis dan HIV, hingga pelayanan rawat jalan, rawat inap, persalinan, dan tindakan medis tertentu. Pada tahun 2024, klinik-klinik tersebut tercatat telah melayani 12.245 pasien.
YPHP juga membangun infrastruktur pendukung seperti pembangkit listrik tenaga surya atau tenagaair, konektivitas internet, serta mengembangkan pertanian dan peternakan untuk membantumemenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat.
Dengan demikian, perubahan yang dibangun YPHP merupakan sebuah ekosistem: pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat berjalan bersama untukmenciptakan kehidupan yang lebih baik.
Mengapa Nobu Bank Mendukung YPHP?
Sebagai bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Nobu Bank percaya bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dariseberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Dukungan terhadap YPHP merupakan bentuk kepedulian Nobu Bank terhadap akses pendidikandan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah yang membutuhkan perhatianlebih.
Nobu Bank melihat bahwa pendidikan memiliki kekuatan untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Ketika seorang anak memperoleh kesempatan untuk belajar, ia tidak hanya
mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menentukan masa depannya.
Lebih jauh lagi, dampak tersebut dapat terus berlanjut. Anak-anak yang mendapatkan pendidikanhari ini memiliki peluang untuk menjadi guru, tenaga kesehatan, profesional, pemimpin, maupunagen perubahan yang suatu hari dapat kembali dan berkontribusi bagi masyarakat Papua.
Kisah para siswa YPHP menunjukkan hal tersebut. Salah satunya adalah Frince Wakur, yang memulai pendidikan di SLH Mamit, melanjutkan ke SLH Moria, dan kini menempuh pendidikankeperawatan di UPH. Ia memiliki cita-cita untuk kembali ke Papua dan melayani masyarakatnya.
Bagi Nobu Bank, inilah makna TJSL: bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi turutmembuka jalan agar lebih banyak anak memiliki kesempatan untuk tumbuh, bermimpi, dan pada akhirnya memberikan kembali bagi komunitasnya.
Mari Tumbuhkan Harapan Bersama
Perubahan besar tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Satu dukungan dapat membantuseorang anak memperoleh pendidikan. Satu kesempatan dapat mengubah arah hidup seseorang. Dan ketika dilakukan bersama-sama, kontribusi kecil dari banyak orang dapat menjadi kekuatan besaruntuk menciptakan perubahan.
Karena itu, Nobu Bank mengajak masyarakat untuk turut mendukung perjuangan YPHP dalammenghadirkan pendidikan dan kesempatan bagi anak-anak di pedalaman Papua.
Mari bersama-sama membuka lebih banyak pintu bagi anak-anak Papua untuk belajar, bertumbuh, dan mewujudkan cita-cita mereka.
1 Sponsor pendidikan anak di pedalaman Papua
a. Rp650.000 per bulan
b. Rp7.800.000 per tahun
2.Sponsor pendidikan SMA di Sekolah Lentera Harapan Moria, Karawaci
a. Rp1.500.000 per bulan
b. Rp18.000.000 per tahun
3. Donasi satu kali melalui QRIS Donasi dapat dilakukan melalui QRIS Yayasan Lentera Membangun Bangsa atau melalui pembelian merchandise.
Anda akan menerima informasi mengenai berita terbaru dan juga berbagai penawaran promo menarik Bank NOBU langsung melalui e-mail Anda.
SELESAI