Ini Cara Cek SLIK OJK untuk Mengetahui Riwayat Kredit Sebelum Ajukan Pinjaman

Ini Cara Cek SLIK OJK untuk Mengetahui Riwayat Kredit Sebelum Ajukan Pinjaman




Sedang berencana mengajukan KPR rumah, kredit kendaraan, atau pinjaman ke bank? Sebelum itu, ada baiknya kamu memeriksa riwayat kredit terlebih dahulu melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Lantas, bagaimana cara cek SLIK OJK?

Pada dasarnya, SLIK OJK sendiri bisa diakses secara online tanpa harus datang langsung ke kantor OJK. Hal ini dapat membantu kamu untuk mengetahui catatan kredit yang tercatat atas namamu.

Untuk mengetahui bagaimana cara cek SLIK OJK selengkapnya, kamu bisa menyimak artikel di bawah ini sampai tuntas.

Syarat Cek SLIK OJK

Melalui SLIK, kamu bisa mengetahui informasi kredit yang tercatat atas namamu. Data tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan lembaga keuangan dalam menilai pengajuan pinjaman. Namun, perlu diingat bahwa SLIK bukanlah daftar hitam dan hasilnya bukan satu-satunya penentu persetujuan kredit.

Sebelum melakukan pengecekan, kamu perlu menyiapkan sejumlah dokumen agar proses permohonannya berjalan dengan lancar.

Bagi debitur perorangan, dokumen utama yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut:

  • KTP bagi Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Paspor bagi Warga Negara Asing (WNA).
  • Alamat email aktif dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  • Informasi identitas dan data diri sesuai dengan dokumen resmi.

Cara Cek SLIK OJK Secara Online

Cek kredit skor OJK kini bisa dilakukan secara praktis melalui layanan iDebKu OJK yang dapat diakses online. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Buka Situs Resmi iDebKu OJK

Kunjungi https://idebku.ojk.go.id melalui browser di ponsel atau komputer. Pastikan kamu menggunakan situs resmi untuk menjaga keamanan data pribadi.

Baca Juga: Memahami Middle Class Crisis

2. Pilih Menu Pendaftaran

Pada halaman utama, klik menu Pendaftaran untuk mengajukan permintaan Informasi Debitur (iDeb). Kemudian, kamu akan diarahkan ke halaman pemeriksaan ketersediaan layanan.

3. Isi Data Identitas

Pilihlah jenis debitur, kewarganegaraan, dan jenis identitas. Masukkan nomor identitas sesuai dokumen yang digunakan, lalu isi kode verifikasi jika diminta. Setelah itu, lanjutkan sesuai dengan petunjuk di layar.

4. Lengkapi Formulir Permohonan

Isi data diri yang diminta, seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telepon, serta email aktif. Lalu, periksa kembali seluruh informasi sebelum melanjutkan.

5. Unggah Dokumen dan Lakukan Verifikasi

Unggah dokumen identitas sesuai ketentuan. Ikuti instruksi untuk verifikasi foto diri apabila diminta oleh sistem. Pastikan foto dan dokumen terlihat jelas agar proses pemeriksaan lebih mudah.

6. Kirim Permohonan dan Pantau Statusnya

Setelah semua data lengkap, kirim permohonan dan simpan nomor pendaftaran yang diberikan. Kamu dapat memantau perkembangannya melalui menu Status Layanan di situs iDebKu.

Jika permohonan disetujui dan diproses, hasil iDeb akan disampaikan melalui mekanisme yang ditetapkan OJK. Kamu bisa periksa email secara berkala dan ikuti petunjuk lanjutan jika ada.

Baca Juga: 3 Tips Menabung untuk Generasi Sandwich

Cara Membaca Hasil SLIK OJK

Setelah menerima hasil iDeb, perhatikan informasi fasilitas kredit dan status kolektibilitas yang tercantum. Kolektibilitas sendiri menggambarkan kualitas pembayaran kredit berdasarkan catatan yang dilaporkan.

Secara umum, terdapat lima kategori kolektibilitas, yaitu:

  • Kol 1 (Lancar): Pembayaran kredit berjalan sesuai ketentuan.
  • Kol 2 (Dalam Perhatian Khusus): Terdapat catatan pembayaran yang perlu diperhatikan.
  • Kol 3 (Kurang Lancar): Kualitas pembayaran masuk kategori kurang lancar.
  • Kol 4 (Diragukan): Pembayaran kredit masuk kategori diragukan.
  • Kol 5 (Macet): Kredit tercatat dalam kategori macet.

Umumnya, kol 1 menunjukkan riwayat pembayaran yang baik. Sementara itu, kategori lainnya perlu dipahami sesuai dengan informasi dalam laporan. Perlu diingat, penilaian dan keputusan akhir pengajuan kredit tetap menjadi kewenangan masing-masing lembaga keuangan.

Bagaimana Jika Data SLIK OJK Tidak Sesuai?

Apabila menemukan informasi kredit yang tidak kamu kenali atau merasa ada kesalahan dalam laporan, jangan langsung mengabaikannya. Periksa nama lembaga pelapor, fasilitas kredit, dan rincian pembayaran yang tercantum.

Kamu dapat menghubungi lembaga keuangan yang melaporkan data tersebut untuk meminta klarifikasi atau koreksi jika memang terdapat kekeliruan. Siapkan dokumen pendukung agar proses pemeriksaan lebih mudah. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, hubungi OJK melalui kanal layanan resminya.

Selain menjaga riwayat kredit tetap baik, penting juga untuk merencanakan pembiayaan sesuai dengan kemampuan finansial, terutama jika kamu berencana membeli rumah atau apartemen baru. Dengan persiapan yang matang, kamu bisa memperkirakan cicilan dan menyesuaikannya dengan penghasilan bulanan.

Untuk membantu mewujudkan rumah impian, kamu bisa menggunakan Nobu KPR dari Nobu Bank. Di sini, tersedia berbagai kemudahan untukmu, mulai dari DP mulai 0%, angsuran ringan, bebas biaya, hingga proses langsung akad sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Kedewasaan Finansial: Kunci Sukses Finansial di Usia Muda